Senin, 20 April 2015

FaMily GatheRing



Assalamu'alaikum sobat semua
kali ini, HIMMPAS mau mereview kegiatan terupdate qt yaitu tentang FAMILY GATHERING HIMMPAS UNJ.
wow alhamdulillah pada 12 april kemarin, untuk pertama kalinya HIMMPAS berhasil melaksanakan Famgath, acara famgath ini bertujuan merekatkan kembali ukhuwah qt sekaligus bersyukur karena telah menyelesaikan amanah sebelumnya yaitu amanah milad HIMMPAS UNJ 1 st....

persiapan famgath sudah dilakukan jauh-jauh hari. beberapa kali pengurus HIMMPAS melakukan syuro famgath di gedung pasca. beberapa persiapan yang dilakukan adalah logistik, karena famgath amat identik dengan logistik. chef-chef handal HIMMPAS telah dipilih yaitu K Winda dan team, k Yenti dan team dan k Mansyur dan team, dan menu famgath kali ini adalah tumis sawi, telur balado dan nasi :)

oyya, tempat tujuan famgath adalah taman margasatwa ragunan. pemilihan tempat tersebut karena banyaknya teman-teman HIMMPAS yang belum pernah berkunjung kesana. horee... alhamdulillah bisa menengok mahluk-mahluk Allah lainnya.... :)

kegiatan yang seru pula kami dapatkan melalui halaqoh dari Ustad Fahmi Bahresy berikut catatannya :


Fahmi Bahresy mahasiswa pascasarjana di fak. Dirasat islamiyah jurusan Syari’ah sedang berjuang menyelesaikan amanah tesis
URGENSI MENTORING
Kita harus mengikuti langkah-langkah Rasulullah SAW (shiroh), karena ketaatan kepada Rasul, merupakan ketaatan kepada Allah. Bagaimana Rasul mengkader para sahabatnya, dengan cara melakukan pertemuan rutin (mentoring atau halaqoh) di rumah Al Arqom bin Abil Arqom. Sayyid Qutub dalam bukunya Petunjuk Jalan, berkata bahwa generasi pada zaman Rasul merupakan generasi Qur’an yang unik, generasi emas yang tidak akan terulang lagi. Allah memuji mereka dengan firmanNya “kuntum khairo ummatin”.

Urgensi kita ikut kajian rutin merupakan kebutuhan kita, karena manusia sebagaimana membutuhkan asupan nutrisi yang baik untuk menjalani aktivitas dengan baik, begitupun dengan asupan rohani kita. Sebagai sarana meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kita. Rasul bersabda barang siapa yang hari ini lebih buruk dari kemarin maka ia terlaknat, barang siapa yang hari ini sama dengan kemarin maka ia merugi, dan barang siapa yang hari ini lebih baik maka ia beruntung.

Ada suatu kisah yang mahsyur di riyadhus sholihin, ada seorang pembunuh yang telah membunuh 99 orang, maka ia mendatangi ahli ibadah, lalu ahli ibadah berkata “kamu tidak dapat bertaubat”, kemudian karena tidak puas dengan jawabannya, ia menggenapkan membunuh ahli ibadah tersebut. Lalu pembunuh tersebut datang ke seorang yang alim, dan menceritakan kisahnya dan keinginannya untuk bertaubat, apakah masih ada pintu taubat baginya, tentu ada jawab seorang alim tersebut, “Allah maha penerima taubat, berpindahlah ke tempat yang dapat membuatmu atau mendukungmu lebih baik” meski belum sampai ke tempat yang dituju, ahli maksiat tersebut sudah diterima taubatnya oleh Allah.
Hal tersebut, merupakan urgensi pentingnya berkumpul dengan orang-orang yang mendukung kita dalam kebaikan. 

Pentingnya mentoring juga adalah menguatkan ukhuwah, mendidik diri kita memiliki solidaritas dengan sahabat dengan bertanya keadaannya dan apa yang sedang dihadapi. Orang-orang Anshor merupakan teladan terbaik dalam hal ini, mereka mencintai para Muhajirin, bahkan lebih memprioritaskan mereka, ketika Rasulullah mempersaudarakan kaum Muhajirin dan Anshor. Abdurahman bin Auf ketika dipersaudarakan dengan kaum Anshor, sampai ditawarkan untuk memilih istri yang dimilikinya yang Abdurahman bin Auf sukai serta ladang yang dimilikinya.
Kemudian pentingnya halaqoh adalah mengembangkan kemampuan manajerial, mendisiplinkan waktu dan mengatur target yang ada. RAsulullah mempunyai planing-planing yang matang dan teratur. Rasulullah saat hijrah ke madinah mengatur strategi yang baik.

Sesi tanya jawab :
1. Rafhi : mengapa universitas islam terkenal dengan pemikiran liberal?
Sebenarnya tidak hanya menargetkan universitas islam, akan tetapi seluruh universitas. Namun universitas islam menjadi ladang yang subur bagi mereka, sebab universitas islam memberikan kebebasan yang sebebas-bebasnya. Sampai di sana ada Ir*n Corner. Banyaknya dana dari luar negeri yang menyumbang ke universitas islam. Kemungkinan ada 350 doktor sy*ah akan memasuki jalur pendidikan di Indonesia. Luasnya kesempatan untuk studi ke negara tujuan, sampai melakukan penipuan yaitu seseorang pernah dijanjikan untuk studi ke Malaysia namun di Malaysia hanya dijadikan transit untuk lanjut ke negara tujuan

mereka kerap melakukan penggiringan opini, seperti contohnya mereka berkata hadis bukhori muslim tidak semua benar. Dalam hadis bukhori menyatakan Rasul membunuh kucing hitam, padahal penjelasan ulama tentang kucing hitam tersebut adalah syaitan. Kemudian hadis abu hurairoh 2.5 tahun sebelum wafatnya Rasul tetapi paling banyak meriwayatkan hadis. Umar bin khatab pernah mencambuk Abu Hurairoh, tetapi ketika dicek yang sebenarnya adalah Umar bin Khatab hanya mengancam Abu Hurairoh jika memalsukan hadis, sehingga untuk debat dengan mereka harus mempunyai ilmu dan bukan dari orang biasa.
Cara mereka lainnya adalah mempermainkan emosi tentang ahlul bait. Yang kita dapat lakukan adalah menghadirkan profil yang benar tentang sahabat rasul.sehingga mudah-mudahan tumbuh kecintaan kepada mereka. 
2. Ojik : mentoring, liqo dan halaqoh apa bedanya, dan fikroh itu apa?
mentoring, liqo dan halaqoh memiliki makna yang sama, kalau mentoring biasanya untuk pemula, tidak ada penugasan seperti kultum. Sedangkan liqo sudah ada penugasan. Klasifikasi tersebut agar yang baru bergabung tidak merasa minder dengan yang sudah lebih jauh mentoringnya.
3. Winda : tips untuk menyadarkan teman tentang pentingnya mentoring?
Tips buat diri sendiri, yaitu berkumpul dengan orang-orang sholih, sering-seringlah mendatangi orang yang sakit dan meninggal, sebab akan meluluhkan hati kita. Kalau sudah susah untuk seperti itu mintalah hati yang baru. Hasan Al Basri ketika melihat orang yang tertawa terbahak-bahak, kemudian ditanya Hasan Al Basri apakah kamu sudah yakin masuk surga?
Untuk orang yang baru, ajaklah untuk bersenang-senang lalu disisipi dengan nasihat-nasihat, jangan terlalu serius untuk orang baru. Bisa juga dengan sindiran yang memotivasi, seperti Rasulullah pernah berkata kepada Abdullah bin Umar, sebaik-baik manusia adalah Abdullah bin Umar jika shalat malam. Jalin silaturahim sebagaimana Rasulullah menengok orang yang selalu menjahatinya ketika orang tersebut sakit.
Ketika seluruh upaya untuk mengajak orang lain untuk bergabung mengaji, namun tidak membuahkan hasil, gantilah prioritas atau target lainnya. Sebagaimana Rasulullah ditegur Allah ketika memprioritaskan orang Quraisy untuk masuk islam dan mengabaikan Ummi maktum, rangkullah yang lebih membutuhkan dan menginginkan hidayah.
Uni : bagaimana menghadapi orang-orang yang mengatakan bahwa dia tidak butuh halaqoh?
Itu adalah ujian bagi kita, orang tersebut orang yang sombong. katakan bahwa kita membutuhkan nasihat mereka. 











0 comments:

Posting Komentar

Silahkan meninggalkan "jejak" di ruang ini ;)